crossorigin="anonymous">

Tips Hidup Hemat Selama Bulan Puasa Mahasiswa Jogja

Kalijaga.co – Sebagai mahasiswa Jogja khususnya mahasiswa rantau yang jauh dari rumah tentunya strategi keuangan jadi penopang utama sebagai langkah untuk tetap bisa melanjutkan kehidupan.

Moment bulan puasa tentu adalah waktu terbaik untuk mengatur keuangan, namun terlepas dari itu biasanya beberapa mahasiswa terkadang terlena dengan menu makanan dan minuman yang berjejer di sepanjang jalan.

Alih-alih menabung terkadang momen ini dijadikan ajang balas dendam setelah seharian menahan rasa lapar dan dahaga. Terus, bagaimana cara hidup sehat selama bulan puasa? Berikut tips hidup hemat selama bulan puasa!

1. Sahur secukupnya, beruka seadanya.

Jika masuk waktu sahur cobalah makan secukupnya saja, namun tetap perbanyak minum air putih, karena kenyang bukan jaminan puasa lepas dari rasa lapar dan haus tetapi bagaimana imun tubuh tetap kuat. Begitupun ketika berbuka, respon otak selalu ingin melahap semuanya, tetapi lambung tidak sebesar itu untuk menampung semuanya dan akan berakhir mubazzir.

Pilih makanan yang bergizi yang dapat membantu imun tetap terjaga agar stabilitas tubuh semakin kuat, bukan hanya membuatmu kenyang lalu dibuat lelah di tengah hari.

2. Katakan tidak pada Bukber

Saat bulan puasa tentunya banyak undangan bukber, biasa ini sumber pengeluaran tersebar di bulan puasa. Mengapa? Satu orang biasanya menerima beberapa undangan bukber, mulai dari alumni SD, SMP, SMA, teman kelas, teman angkatan , teman organisasi dan masih banyak lagi.

Agar bisa menghindari pengeluaran yang banyak ini, maka beranikan bilang tidak atau cukup hadiri undangan yang kamu prioritaskan saja. Jangan malu, kamu harus memikirkan kondisi finansial mu. Masalah priotas itu ada pada dirimu jadi pikirkan ulang apa urgensi menghadiri acara bukber, kalau tidak ada urgensi maka sebaiknya kamu berani katakan tidak pada bukber

3. Cari informasi masjid atau tempat yang menyediakan sahur dan berbuka gratis.

Di Jogja hampir semua masjid menyediakan sahur dan berbuka gratis, ini momen yang tidak boleh terlewatkan, tidak perlu repot, cari informasinya dan tentunya tidak perlu mengecek dompet lagi. Lawannya hanya rasa malas. Informasinya dapat kamu cari di berbagai platform media seperti instagram, Grup Whatsapp dan media cetak lainnya. Namun, kebanyakan informasi ini datang dari media masjid yang menyediakan jadi pantau terus.

Jika kamu tipe orang yang mageran, di bulan puasa waktunya tidak tepat untuk berdiam diri dan berharap finansialmu membaik, justru semakin banyak bergerak dan mencari maka akan lebih stabil finansialmu.

4. Manfaatkan promo digital

Di era sekarang aplikasi jual beli banyak menawarkan promo dan cashback, maka dari itu manfaatkan promo ini untuk belanja kebutuhan ramadhan.

5. Buat manajemen keuangan yang baik.

Coba buat daftar penegeluaran yang dibutuhkan selama sebulan penih, bedakan dan pisahkan antara kebutuhan utama seperti makan, zakat dengan keinginan seperti belanja baju lebaran. Dengan manajemen yang bagus, kamu bisa lebih terkontrol dalam membelanjakan uang.

6. Hindari utang.

Salah satu resiko pertama jadi mahasiswa Jogja adalah jika tidak pandai dalam mengontrol keuangan bisa jadi mengutang adalah jalan alternatif yang kurang bagus hanya untuk menututpi kekurangan yang kurang penting

7. Menabunglah

Manfaatkan situasi yang ada dengan sisipkan uang, agar ketika mendekati lebaran modal pulang kampung dan baju baru bisa terwujudkan. Bulan puasa adalah waktu yang terbaik untuk memebiasakan diri untuk menabung

8. Fokus ibadah bukan gaya hidup

Bulan puasa sejatinya merupakan momen untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mengingatkan ibaddah, jangan sampai fokusmu  malah teralihkan hanya karena gengsi dan ingin tampil megah atau memebeli barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Dengan hidup yang lebih sederhana, kamu bisa lebih fokus pada hal yang lebih bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *