Kalijaga.co – Dalam rangka memperingati Milad Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) KPI Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar rangkaian acara CommingFest 2025.
Rangkaian acara ini ditutup dengan gelaran Talk Show & Awarding pada Senin (24/11) di Convention Hall lantai 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara Talk Show ini menghadirkan dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Rama Kertamukti, S. Sos., M. Sn., dan seorang content creator Himmatul Ahsana, S. Sos., sebagai narasumber.
Ade Wahyu Prasetya selaku ketua pelaksana dalam acara CommingFest 2025, ia mengungkapkan bahwa acara ini merupakan gelaran peringatan Milad Program Studi (prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam yang didalamnya tidak hanya berisi acara meriah, tetapi juga workshop dan pelatihan bagi Mahasiswa.
“CommingFest ini sebenarnya merupakan acara untuk memperingati milad Prodi KPI, yang kita masukkan berbagai rangkaian acara. Tidak hanya untuk memeriahkan, tapi juga ada pelatihan, ada juga lomba dan silaturahmi. Dan untuk acara puncaknya yaitu seminar dan Talk Show sekaligus pengumuman lomba,” ujarnya.
Ia beranggapan bahwa tujuan dari pengangkatan “Digitalisasi Dakwah: Analisis Algoritma dan Penyebaran Konten Islami di Media Sosial” sebagai tema Talk Show sangat relevan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Prodi KPI. Ia beralasan bahwa relevansi ini berangkat dari persoalan dunia yang penuh dengan digitalisasi, sehingga mahasiswa dinilai perlu untuk memahami algoritma media sosial.
“Karena dunia sekarang penuh dengan digitalisasi dan juga kita harus memahami algoritma-algoritma yang ada di media sosial. Jadi menurut saya ini sangat relevan bagi mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam yang mungkin ingin menjadi content creator dan lain sebagainya, gitu,” tambahnya terkait relevansi tema yang diangkat.
Hal ini senada dengan apa yang dirasakan oleh Lailatul Fauziah (22), salah satu peserta Talk Show asal Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar. Ia berpandangan bahwa sebagai Gen Z, kemampuan untuk bisa memanfaatkan media sebagai sarana dakwah merupakan sebuah keharusan.
“Sebagai Gen Z, kita harus bisa berdakwah lewat media yang sedang berkembang pesat. Kita harus memanfaatkannya dengan baik dan benar, sesuai yang kita pelajari di KPI,” tegasnya.
Selain itu, Zia juga menambahkan insight penting yang ia peroleh selama mengikuti kegiatan Talk Show tersebut. Ia menyoroti pelajaran mengenai proses awal sebelum terjun ke industri konten digital.
“Tadi Pak Rama bilang kalau kita nggak mau dikulitin netizen, ya jangan jadi public figure yang ber-content creator. Itu make sense banget buat aku. Dari Kak Himma aku belajar kalau konsistensi itu lebih penting dari pada perfeksionis. Perfeksionis itu justru bisa menghambat kita untuk berkembang,” imbuhnya.
Ia juga memberikan kesan positif setelah mengikuti serangkaian acara di puncak CommingFest 2025. Menurutnya, materi yang disampaikan para narasumber sangat bermanfaat sehingga memberikan banyak insight bagi calon content creator.
“Kesannya luar biasa banget. Dari awal sudah meriah, ada parade dan tarian. Materinya juga bermanfaat, apalagi aku tadi sempat mengajukan pertanyaan dan dapat banyak insight sebagai calon content creator,” timpalnya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. H. Muhsin, S.Ag., M.A., M.Pd. berkesan dengan jalannya acara. Menurutnya, rangkaian kegiatan seperti CommingFest 2025 dapat memunculkan kreativitas mahasiswa.
“Acara ini menurut saya sangat menarik sekali. Memang harus dimunculkan kreativitas-kreativitas. Istikharah kreativitas yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa saya acungi jempol,” ucap dosen Bimbingan Konseling Islam itu.
Ia juga mengapresiasi penuh kepada seluruh mahasiswa yang ikut serta dalam memeriahkan serangkaian acara tersebut. Baginya, kegiatan semacam ini memberikan dampak positif untuk mahasiswa dan prodi.
“Kegiatan seperti ini penting sekali. Secara personal bisa mendorong pengembangan personal branding, dan secara prodi nanti juga mendukung institusional branding,” pungkasnya.
Penulis : Aprilda Sabtiyan Achmad | Editor : Ahmad Nuryogi Ardiansyah
- Puncak CommingFest 2025: HMPS KPI Gelar Talk Show - 27 November 2025