Kalijaga.co – Dia berlari mengikis jarak bertemu kenyataan
Sepercik harapan seutas pesan yang dikirim lewat angin
Lantas diterima dengan keagunan
Bulan masih nampak sama
Membawa dongeng indah tentang semesta
Bersama sang pendengar setia
Yang kusebut itu rindu
Seperti sabda Tuhan yang membawa tenang
Pada si pemilik nayanika
Padahal sandykala adalah yang ia cinta
Nyatanya ada amerta dalam suara jiwa
Yang meski untuk sampai
Aku terlebih dahulu harus tertatih
Penulis Qisthiyatun Nafi’ah
Latest posts by Kontributor (see all)
- Musik Tak Pernah Cukup Untuk Menjadi Alat Ukur Klasifikasi Sosial - 16 Januari 2026
- Antara Makeup Waterproof dan Kesempurnaan Wudu : Dilema Kecil Seorang Muslimah - 16 Januari 2026
- Bertahan Menjadi Pemahat di Tengah Zaman yang Berubah - 14 Januari 2026