Kalijaga.co – Lembaga penyiaran kampus SUKATV kembali menggelar acara Workshop Calon Generasi (Cagen) ke-18 pada Sabtu (12/10/2025) di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa FDK dari berbagai program studi yang tertarik di bidang pertelevisian dan produksi siaran media.
Kegiatan ini merupakan pembekalan awal kepada calon generasi baru sebelum memasuki proses pada tahapan berikutnya. Dalam acara workshop ini, peserta mendapatkan banyak sekali manfaat dari awal perkenalan seputar dunia pertelevisian, tata cara produksi siaran, produksi ILM, hingga manajemen kreatif konten digital.
Rangkaian acara workshop ini juga membutuhkan banyak sekali tim atau crew SUKATV yang ikut serta dalam berpartisipasi untuk menyukseskan acara, selaku ketua pelaksana, Dzaky Armian menyampaikan bahwa:
“Di balik berjalannya acara ini kami membutuhkan proses panjang, dari merangkai kepanitiaan, crew terbentuk, hingga jobdeks-jobdeks terlengkapi itu membutuhkan waktu yang cukup melelahkan. Karena saya sebagai penanggung jawab harus bisa menempatkan orang-orang yang dapat dipercaya,” ujarnya.
Selain sesi materi, para peserta juga diajak untuk melakukan diskusi dalam bentuk sesi Q&A. Salah satu calon generasi pun memiliki antusiasme tinggi menjelajahi lebih jauh rasa ingin tahu kepada sang pemateri. Adapun tanggapan dari para peserta cagen:
“Semoga ke depannya SUKATV lebih banyak mengadakan event lagi, karena menurut saya event SUKATV keren semua, nggak ada yang ngggk keren. Intinya, semoga ilmu yang telah disampaikan pemateri bisa terus bermanfaat, dan juga the best juga untuk all panitia yang udah meriahkan acara ini,” ungkapnya dengan antusias.
Workshop ini diakhiri dengan penayangan ids dan video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) setiap unggulan program. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahirnya generasi baru siap berkomitmen, berkontribusi, kreatif, serta bisa menjadi jati diri yang lebih profesional di bidang penyiaran kampus.
Reporter Ahmad Nuryogi Ardiansyah | Editor Qisthiyatun Nafi’ah