Ramadhan Mulia Fair: Berangkat Dari Al-Qur’an Menuju Syiar Yang Lebih Luas

Kalijaga.co – Dalam rangka menyambut Ramadhan, Konsorsium Yayasan Mulia menggandeng Syakaa Organizer menggelar event akbar bertema “Ramadhan Mulia Fair” yang diselenggarakan dari tanggal 17 sampai 19 Maret 2023 di Jogja Expo Center. Pengunjung event akbar mencapai sekitar 2.500 orang perharinya.

Rangkaian acara yang dihadirkan antara lain, khatmil Quran (wisuda tahfidz Al-Qur’an) yang memang rutin diselenggarakan setiap tahun, dikolaborasikan dalam rangkaian acara eksklusif seperti tabligh akbar, pentas anak-anak, talkshow, teater kisah kolosal, hingga pameran produk dan jasa industri halal. 

Anita Nurussa’adah selaku ketua panitia menyampaikan bahwa agenda ini bermula dari keinginan besar untuk mensyiarkan Al-Qur’an. Sehingga, besar harapan acara ini bisa dinikmati oleh semua kalangan dan tidak terbatas pada peserta khatmil Quran saja. 

“Sebenarnya konsep awalnya itu adalah khatmil Quran. Tapi kemarin banyak masukan bagaimana kalau agenda ini syiarnya lebih luas, tidak hanya untuk internal. Akhirnya kita kemas dengan rangkaian acara lain melalui sebuah nama yang besar, yaitu ‘Ramadhan Mulia Fair’,” Jelas Anita kepada kalijaga.co di Jogja Expo Center, Sabtu (18/03/2023). 

Lebih lanjut, Anita juga menjelaskan bahwa Mulia sebenarnya diambil dari nama Yayasan mereka sendiri.

“Mulia itu diambil dari nama kita, Konsorsium Yayasan Mulia. Kemudian, karena tahun ini kita juga mau buat pameran pendidikan, kita berpikir untuk menggandeng event organizer (EO) agar ada stand-stand yang mengisi. Kita persilakan produk-produk muslim berjualan disitu baik makanan, fashion dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk mensyiarkan Al-Qur’an. Namun, sisi lain adanya agenda ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Ramadhan, mengapresiasi para penghafal Al-Qur’an, dan berkolaborasi dengan exhibitors untuk memasarkan produk halal. Sehingga terciptalah syiar Islam yang lebih luas. 

“Kita mengajak masyarakat agar lebih awal mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan Ramadhan. Harapannya ketika tiba ramadhan, kita bisa khusyuk beribadah. Sehingga, tidak memikirkan hal-hal lain seperti baju, makanan, dan lain sebagainya. Kemudian untuk khatmil Quran, tujuannya untuk mengapresiasi anak-anak yang sudah mampu menghafal Al-Qur’an,” ujar Anita. 

Terakhir, Anita mengungkapkan cukup kewalahan dengan antusiasme pengunjung. Hal ini karena konsep acara yang berbeda dengan agenda tahun sebelumnya. 

“Karena acara kita perdana, kita malah kewalahan ya. Tapi alhamdulillah acaranya meriah. Semoga ini bisa kita teruskan tidak ditahun ini saja,” tutup Anita. 

Farah, salah satu exhibitor fashion muslim yang turut serta memasarkan produknya, mengungkapkan alasannya tertarik bergabung dalam Ramadhan Mulia Fair. 

“Karena menurut kami pasarnya cocok. Ada ibu-ibu yang mungkin nunggu anaknya selesai acara sekalian lihat-lihat produk kami dan beli juga,” jelas Farah.

Lebih lanjut, Farah mengungkapkan kesan dan pesannya selama ikut serta dalam pameran ini. 

“Seru, benar-benar bazar sih. Maksudnya, biasanya kan ada event yang mengadakan bazar tapi tidak serame dan semeriah ini. Benar-benar dibuat biar dapat pasarnya, orang-orang pada datang. Mungkin diadain lagi kali ya event seperti ini.” pungkas Farah. 

Selain itu, Aida, salah satu pengunjung juga mengungkapkan kesannya setelah mengunjungi Ramadhan Mulia Fair ini. 

“Seru banyak makanan, bisa jelajah kuliner juga dan baju-baju. Kedepannya, ya semoga bisa diadakan lagi sih,” ujarnya.

Reporter: Dinda Fatimah I Editor: Annisa Auliya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *