Kalijaga.co- Jalan macet merupakan hal lumrah di jalanan kota besar padat penduduk, salah satunya Kota Yogyakarta. Kemacetan ini dikarenakan banyaknya penggunaan kendaraan pribadi terutama penggunaan mobil yang hanya diisi oleh satu atau dua orang di dalamnya, ditambah lagi melewati gang yang sempit atau kecil. Dari problem kemacetan itu membuat banyak orang terganggu dan merugi.
Menyoroti jalanan yang macetnya susah dihindari, salah satunya berada di Jalan Sapen, tepatnya arah barat dari kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kemacetan di jalan tersebut sangat sulit di hindari karena jalan yang tergolong kecil dan sempit ditambah penggunaan mobil jemput siswa SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta.
Menurut Nano, salah satu warga di sekitar SD Muhamadiah Sapen mengatakan,
“SD Muhamadiyah Sapen itu sudah dari dulu mas macetnya, biasanya pas jam zuhur, pas murid murid mau pulang itu macet,” ujar Nano.
“Macetnya itu gara-gara mobil Mas, mobilnya orang tua murid pas jemput sekolah,” jelas Nano setelahnya.
Ruas jalan yang sempit memperkeruh kondisi macet, luas yang sekitar dua mobil mengakibatkan sirkulasi kendaraan semakin terhambat. Salah satu pengguna jalan, Mas Zaki mengatakan, “Aku setiap ke kampus sering jalan kaki dari kos sampe ke UIN. Kos saya deket sama gang timurnya SD Muhammadiyah Sapen. Kalo berangkat pagi aku aman mas, yang susah itu berangkatnya abis zuhur, ini jalanya sudah macet banget sampe jalan kaki saja agak susah.” Sebagai pejalan kaki Mas Zaki merasa ikut terganggu karena macet di Jalan Sapen terssebut.
Di sekitar Jalan Sapen juga banyak pedagang gerobak, warung makan, dan warung minum. Salah satunya Bu Ningsih, penjual makanan siap makan di pinggir Jalan Sapen. Beliau mengatakan “Lak macet biasane tetep ada yang beli Mas, soale kan pas jam istirahat kampus. Tapi lak aku melu terganggu gara-gara macet, wis hawane panas tambah macet,”ujarnya (kalau macet biasanya tetap ada yang beli Mas, soalnya kan pas jam istirahat kampus. Tapi aku juga ikut terganggu gara-gara macet, sudah hawanya panas tambah macet). Pernyatan tersebut menegaskan di warung Bu Ningsih secara penjualan tidak terganggu secara signifikan, namun kenyamanan pelanggan pastinya terganggu karena kenaikan suhu lingkungan dan suara yang ditimbulkan kendaraan macet.
- Merosotnya Minat Masyarakat Terhadap Kain Batik - 21 Juni 2025
- Jalan Macet Bikin Penjualan Seret dan Pejalan Kaki Mumet - 21 Juni 2025
- Antara Keamanan Siber dan Kepercayaan Rakyat - 15 Juni 2025