kalijaga.co- Masih di bulan yang sama, bulan di mana Indonesia meraih kemerdekaan, yang bukan hanya menandai berakhirnya suatu penjajahan di negeri kita tercinta tetapi juga menjadi pintu gerbang dimulainya perjalanan bangsa dalam membangun kedaulatan politik, ekonomi, dan sosial. 80 tahun sudah Indonesia merdeka, akan tetapi muncul pertanyaan besar: “Apakah Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia Telah Benar-Benar Tercapai Saat Ini?”.
Instrumen utama dalam mengelola kenegaraan merupakan politik, politik yang seharusnya menjadi jalan untuk menyalurkan aspirasi rakyat, malah menunjukkan wajah yang berbeda dengan semangat dari kemerdekaan itu sendiri. Polemik tentang kekuasaan, pragatisme politik, serta berbagai kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat kecil, menunjukkan adanya gap antara cita-cita kemerdekaan dan juga kenyataan.
Kemerdekaan diraih dengan berbagai pengorbanan. Pengorbanan untuk meraih kebebasan: bebas dari penjajahan, kebebasan berpendapat, serta kebebasan dalam menentukan arah hidup sendiri sebagai bangsa yang berdaulat. Bung Karno dulu pernah menjelaskan bahwa kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah jembatan untuk menuju emas menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
Politik Indonesia saat ini sedang tidak baik baik saja, di satu sisi demokrasi memberikan ruang bagi rakyat untuk memilih pemimpin, berhak menyampaikan kritik, serta ikut andil dalam pengambilan sebuah keputusan. Namun di sisi lain, praktik politik di Indonesia sering kali di selimuti berbagai masalah antara lain: Politik yang kerap kali dipengaruhi kepentingan pragmatis, masih banyaknya rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan sementara elite politik membahas tentang kenaikan gaji dan tunjangan, serta hasil survei yang menunjukkan kepercayaan masyarakat pada DPR rendah karena minimnya kerja serta kasus korupsi yang marak di lakukan oleh pejabat.
Dari berbagai kondisi ini, telah menunjukkan bahwa politik Indonesia saat ini belum sepenuhnya selaras dengan cita cita dan tujuan kemerdekaan. Praktik politik yang elitis menghambat politik indonesia yang seharusnya membawa keadilan sosial.
Politik seharusnya mendorong setiap elemen bangsa menuju kesejahteraan, bukan malah menjadi alat perebutan kekuasaan dan kenaikan tunjangan.
Kemerdekaan adalah sebuah anugerah besar yang dapat di raih oleh suatu negara. Namun ia juga membawa berbagai tanggungjawab besar yakni: menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan politik sehat, jujur dan berpihak pada masyarakat. Politik Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan serius, mulai dari pragmatisme, ketimpangan sosial serta krisis kepercayaan.
Namun, ini bukanlah alasan untuk menyerah, justru disinilah peran generasi muda, akademisi, mahasiswa, serta berbagai tokoh dari semua elemen bangsa diperlukan untuk mengawal jalur politik agar kembali pada jalur yang benar. Karena arti kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya bebas dari belenggu penjajahan, akan tetapi juga bebas dari belenggu ketidakadilan, korupsi serta kesewenang wenangan.
Reporter : Ahyana Etika Muliani I Editor : Andara Angesti
- Kaktus yang Terabaikan - 1 Mei 2026
- Rekomendasi Wisata Kebumen Barat Yang Harus Kamu Datangi - 10 April 2026
- Senja dan Sejarah: Ngabuburit Sambil Time Travel ke Masa Lalu - 14 Maret 2026