Kalijaga.co – Magelang, 16 November 2025 – Lebih dari sekedar hasil panen, panen padi memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi para petani di Desa Nglawisan, Kabupaten Magelang. Panen padi menjadi sumber penghidupan penting bagi para petani di desa ini. Sebagian masyarakat setempat berprofesi sebagai petani. Hasil panen padi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Salah satu warga yang mengelola sawah di Desa Nglawisan menjelaskan bahwa panen padi tidak hanya berdampak secara ekonomi sebagai bahan pangan dan penghemat pengeluaran, tetapi juga memiliki dampak sosial bagi lingkungan sekitar, terutama bagi kerabat petani, di mana mereka juga memberikan sebagian hasil panen tersebut kepada kerabatnya.
“Kalo pas panen kayak gini nanti kalau pas sudah bersih dikasilah satu hingga dua kilo kepada kerabat-kerabat,” ujar Puji Rahayu.
Puji Rahayu menambahkan bahwa panen padi juga memberikan manfaat bagi warga sekitar yang bekerja di sawah, seperti membantu menanam, memanen, dan membajak, yang kemudian memperoleh upah.
Namun, terdapat juga dampak yang kurang menguntungkan bagi petani bila hasil panen menurun, mengingat pengelolaan sawah membutuhkan biaya yang cukup besar.
Keuntungan yang dihasilkan dari panen tersebut tidak cukup untuk menutupi biaya pengelolaan sawah sehingga menghasilkan kerugian.
Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan hasil panen adalah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Perubahan musim hujan dan kemarau yang sulit diprediksi membuat petani tetap harus menanam padi meski berisiko.
Sementara itu, Baringa, salah seorang petani sekaligus konsumen beras, menyatakan bahwa hasil panen padi disimpan dan dikonsumsi sebagai bahan pangan sehari-hari.
“Dari kemaren-kemaren insyaAllah masih, dari yang dulu-dulu mungkin ya sisa lah ada untuk beberapa hari,” ujar Baringa.
Baringa juga menambahkan untuk mendapatkan penghasilan dari panen padi tersebut dengan memetik, menaruh hasil panen padinya di tempat pemilik panen padi tersebut, lalu mengelolanya menjadi gabah baru menjadi hasil. Kemudian, jika ingin menjualnya atau mengubahnya menjadi beras sudah menjadi keputusan Baringa sendiri.
Gabah yang belum kering bisa diberikan kepada orang yang mempunyai mesin pengering gabah sehingga orang yang memiliki alat tersebut bisa membayar kita, lalu orang tersebut akan menjual beras hasil dari gabah kita ke pasar, sehingga beras itu ujung-ujung nya akan kembali kepada kita sendiri.
Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil panen padi di Desa Nglawisan memberikan dampak yang signifikan terhadap aspek seperti sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para petani.
Reporter Nabilah Khasanah
- 7 Langkah Mahasiswa Mendorong Kesetaraan Gender - 16 April 2026
- Amalan-Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan - 13 Maret 2026
- Lebih dari Sekadar Pangan: Dampak Sosial dan Ekonomi dari Hasil Panen Petani - 20 Desember 2025