crossorigin="anonymous">

Festival Epilog Resmi Dibuka, Mahasiswa KPI 2023 Usung Semangat Warisan dan Kebersamaan di Akhir Masa Studi

Kalijaga.co – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2023 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi membuka rangkaian Festival Epilog melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (2/9/2026). Bertempat di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Program Studi KPI, mahasiswa KPI angkatan 2024, 2025, 2026, serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Turut hadir pula berbagai laboratorium KPI mulai dari kalijaga.co, KOMPOST, hingga Kalijaga Research Center (KRC).

Ketua Angkatan KPI 2023, Fatah Elhusein, atau yang kerap disapa Ucen menjelaskan bahwa Festival Epilog mengusung dua konsep utama, yakni warisan dan kebersamaan. Pertama, bagi angkatan-angkatan KPI selanjutnya, festival ini menjadi bentuk warisan berupa ilmu, pengalaman, dan pengetahuan yang dapat diteruskan nantinya. Kedua, bagi internal KPI 2023 sendiri, festival ini menjadi ruang untuk menciptakan memori yang baik di akhir masa studi mereka.

“Festival Epilog ini tadinya mau diadakan di semsester 6, bukan di semester 7 ini.Namun,, karena satu dan lain hal, akhirnya kita baru adain di semester 7,” ungkap Ucen.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Epilog, Santi Eka Nanda atau yang biasa dipanggil Nanda menambahkan bahwa pelaksanaan festival ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa KPI 2023 yang sudah memasuki semester akhir ini terlihat semakin sibuk masing-masing sehingga intensitas pertemuan antar mahasiswa semakin berkurang. Karena itu, Festival Epilog menjadi momentum untuk kembali berkumpul dan mengisi waktu bersama di tengah masa skripsi.

Untuk mewadahi tujuan tersebut, maka diadakan Festival Epilog ini yang dikemas dengan konsep sebuah album yang terdiri atas lima lagu utama atau track.

“Karena kita mengibaratkan epilog ini sebagai sebuah album, jadi kita punya 5 lagu utama. Yang pertama Prelude of Grace, kedua Legacy in the Making, ketiga Rhythm of the Run, keempat Freeze the Frame, dan yang terakhir yaitu The Final Chorus,” jelas Nanda.

Kelima track tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai bulan September ini hingga Desember mendatang. Rangkaian kegiatannya meliputi Legacy Class sebagai wadah berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik tingkat, program Nyekripsi yang ditujukan untuk mendukung mahasiswa KPI 2023 dalam proses penyusunan skripsi,  fun run yang terbuka untuk umum, sesi foto angkatan, hingga malam keakraban yang akan menjadi penutup Festival Epilog.

Pada akhir wawancara, Ucen menyampaikan harapannya akan pelaksanaan Festival Epilog ini tidak hanya untuk mahasiswa KPI 2023, tetapi juga untuk angkatan-angkatan selanjutnya.

“Harapannya semoga dengan adanya festival ini bukan jadi alasan untuk tidak lulus tepat waktu. Justru semoga teman-teman tetap punya energi untuk menyelesaikan skripsi, bisa lulus bareng-bareng, dan tetap menjaga kebersamaan meskipun sudah jarang bertemu,” ungkap  Ucen.

Ucen juga berharap semangat kebersamaan serta berbagai kegiatan positif yang telah dibangun oleh KPI 2023 dapat terus dilanjutkan oleh mahasiswa angkatan berikutnya.

“Apa pun yang itu menurut kalian baik, lestarikan. Kalau misalkan enggak, ya sudah enggak usah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *