Kalijaga.co – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan platform digital mendorong perubahan dalam industri penyiaran, termasuk pola kerja dan perilaku audiens. Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Kuliah Umum Media Outlook yang digelar Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kalijaga pada Rabu, 2 September 2026, berlokasi di Teatrikal Fakultas Dakwah & Komunikasi (FDK).
Kuliah umum bertajuk “AI, Platformisasi, dan Masa Depan Industri Penyiaran” tersebut menghadirkan Muhammad Fani Maulana, S.Sos., Produser Metro TV, sebagai pemateri. Pada kegiatan tersebut, Fani membahas perkembangan AI dalam produksi berita, perubahan perilaku audiens, pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat, serta tantangan yang dihadapi media konvensional di tengah perkembangan platform digital.
Perkembangan teknologi dinilai tidak hanya membawa tantangan bagi pekerja media, tetapi juga membuka peluang baru. Menurut Fani, mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan yang relevan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan industri.
“Perkembangan teknologi ini tidak hanya menghadirkan tantangan bagi pekerja media, tetapi juga membuka peluang baru. Mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan relevan supaya dapat beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan industri,” papar Fani.
Fani juga menilai kuliah umum belum cukup untuk membekali mahasiswa KPI menghadapi kebutuhan industri media. Menurutnya, mahasiswa perlu menyeimbangkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik dan pengembangan keterampilan melalui berbagai wadah yang telah disediakan pihak kampus.
Bagi mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tersebut, kuliah umum menjadi satu antara kesempatan untuk memperoleh gambaran mengenai dunia yang akan mereka hadapi selama menempuh pendidikan di bidang komunikasi dan penyiaran.
“Kuliah umum ini seru, apalagi tema yang dibawakan juga menarik. Karena sebagai mahasiswa tentunya kita akan dekat sekali dengan AI, oleh karena itu, kita perlu mengetahui batasan-batasan etika penggunaan AI dalam pekerjaan itu seperti apa,” tutur Shafa Alifah, mahasiswa KPI angkatan 2026.
Shafa menilai pembahasan mengenai AI dan platformisasi ini relevan dengan mahasiswa karena perkembangan teknologi tersebut akan semakin dekat dengan dunia pendidikan maupun pekerjaan. Pemahaman mengenai batasan dan etika penggunaan AI menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Sementara itu, Ketua Program Studi KPI, Saptoni, mengatakan pemilihan tema kuliah umum tersebut didasarkan pada perkembangan industri media yang saat ini didominasi oleh platformisasi dan AI. Menurutnya, pemahaman terhadap AI penting bagi mahasiswa KPI agar mampu mengikuti perkembangan industri media.
Saptoni juga berharap kuliah umum tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi mahasiswa mengenai Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta dunia industri media yang akan mereka pelajari selama menempuh pendidikan.
“Diharapkan dengan kuliah umum hari ini, mahasiswa dapat mengenal bagaimana industri atau dunia yang akan mereka pelajari selama di KPI ini. Selain itu, kami juga akan mengajak teman-teman mahasiswa untuk bergabung di Pusat Pengembangan Teknologi Dakwah (PPTD) atau Laboratorium KPI supaya kuliah umum ini bisa diimplementasikan lebih dalam secara praktik,” tutup Saptoni.
Melalui kegiatan kuliah umum tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami perubahan yang terjadi dalam dunia media sekaligus mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi media.
Reporter Zahrah Suci Aliyah | Editor Nayla Nur Hidayah