crossorigin="anonymous">

Peringati HUT ke-195, Pemkab Bantul Gelar Bantul Creative Expo 2026 di Stadion Sultan Agung

Kalijaga.co – Bantul Creative Expo (BCE) 2026 resmi dibuka di Halaman Parkir Sisi Utara Timur Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (1/8/2026). Mengusung tema “Hamemangun Ekonomi, Hamemetri Budaya Edi, Tumuju Raharjaning Nagari”. Event dalam rangka HUT ke-195 Kabupaten Bantul ini akan berlangsung selama sembilan hari hingga 9 Agustus mendatang.

Meski pembukaan resmi dan pameran utama baru dimulai pada tanggal 1 Agustus, rangkaian pra-acara berupa pasar malam dan soft opening tenant UMKM sebenarnya sudah bergulir sejak 24 Juli lalu. Selama total masa penyelenggaraan tersebut, Panitia memproyeksikan total pengunjung bisa mencapai 110 ribu, dengan perhitungan rata-rata 5.000 per hari ditambah lonjakan pengunjung pada akhir pekan dan pra-event.

Pemindahan lokasi ke Stadion Sultan Agung menjadi sorotan utama tahun ini. Sebelumnya, ajang pameran tahunan ini rutin digelar di Pasar Seni Gabusan.

Pimpinan Republik Altar Ria selaku penyelenggara, Inung Nurzani, menyebut pergantian venue ini memberikan angin segar bagi peserta maupun pengunjung.

“Di sini lebih representatif, halaman parkir lebih luas, dan penataan lebih rapi menggunakan tenda kerucut. Ini kesempatan yang lebih bagus dibanding tahun kemarin,” ujar Inung di sela pembukaan, pada Jumat malam

Ia menambahkan, penataan jumlah tenant yang lebih terbatas justru mengurangi persaingan antarpedagang sekaligus menambah kenyamanan pengunjung. Selain pameran UMKM dan pelayanan publik OPD, BCE 2026 juga menyuguhkan panggung hiburan seni budaya lokal.

“Saya yakin Bantul punya potensi seni tradisional yang sangat kuat dan harus terus dipertahankan,” tegas Inung, yang juga mengandalkan pengalamannya mengemas event Sekaten di Yogyakarta untuk BCE tahun ini.

Gelaran ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Akbar, salah seorang pengunjung, berharap acara berjalan lancar hingga penutupan.

“Sukses untuk acaranya, semoga lancar dan masyarakat bisa lebih gembira,” ungkapnya.

Antusiasme juga dirasakan Aisyah Akseyna, penampil cilik asal Bantul. Siswi kelas 5 SD yang sudah tiga kali tampil di panggung BCE ini mengaku bangga bisa terlibat dalam perayaan HUT ke-195 Bantul.

“Senang sekali, semoga ke depan acaranya bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Dampak positif turut dirasakan para pelaku UMKM. Mas Rehan, salah satu pedagang di area pasar malam, mengaku lapaknya mulai diserbu pembeli sejak masa pra-acara.

“Kami sudah buka lapak dari masa pra-acara 26 Juli lalu, Alhamdulillah penjualan lumayan ramai. Semoga sampai selesai nanti tetap ramai pengunjung,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara UMKM, seni budaya, dan pemerintah daerah, Bantul Creative Expo 2026 diharapkan mampu menjadi pemantik roda ekonomi lokal sekaligus wadah pelestarian budaya daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *