Kalijaga.co – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses melaksanakan kunjungan sosial bertajuk “KPI Berbagi Kasih” di Panti Hafara, Bantul, Jum’at (6/3). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi diri bagi pengurus HMPS KPI, khususnya dalam menumbuhkan empati terhadap orang tua dan lansia.
Ketua Umum HMPS KPI 2026, Muhammad Hidayat yang akrab disapa Marco, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keresahan akan menipisnya rasa empati di kalangan anak muda.
“Melalui proker ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran betapa pentingnya menjaga relasi dengan orang tua. Di sini, kami berbagi kasih sayang lewat kegiatan kreatif membuat bunga, dengan harapan kita semua bisa sama-sama mekar seperti bunga tersebut,” ujar Marco.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dzaky Armian, menjelaskan bahwa agenda diisi dengan fun games dan merangkai bunga bersama warga binaan Panti Jiwa Hafara. Aktivitas ini dipilih sebagai simbol keindahan kasih sayang antara mahasiswa dan para penghuni panti. Bagi mahasiswa KPI yang mayoritas adalah perantau, kunjungan ini juga menjadi penawar rindu terhadap sosok orang tua di kampung halaman. Banyak mahasiswa yang tampak emosional saat berbincang santai, seolah menemukan kembali kehangatan keluarga yang jauh di mata.
”Kami ingin teman-teman sadar bahwa di belakang kita ada orang tua yang menaruh harapan besar. Semoga setelah ini teman-teman tidak lagi malas kuliah dan ingat bahwa tujuan mereka merantau adalah untuk lulus tepat waktu demi membahagiakan orang tua,” tutur Dzaky. Ia juga menekankan bahwa antusiasme pengurus tetap tinggi meski harus membagi waktu dengan jadwal perkuliahan yang padat.
Meskipun sempat diguyur hujan deras di tengah acara, suasana tidak lantas menjadi dingin. Kehangatan justru semakin terasa saat mahasiswa dan penghuni panti berkumpul bersama untuk melanjutkan obrolan. Wakil Pimpinan Panti Hafara, Budiman, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa di tengah rutinitas spiritual panti yang padat, kehadiran mahasiswa membawa warna baru.
”Setiap hari kami mendampingi pasien untuk pengajian rutin, shalat tarawih, tahajud, hingga subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan shalat Dhuha. Rutinitas ini adalah bagian dari penyembuhan batin bagi mereka,” jelas Budiman. Ia menambahkan bahwa kunjungan dari berbagai kalangan seperti HMPS KPI sangat membantu membangkitkan semangat para pasien untuk sembuh dan merasa tidak sendirian.
Sebagai penutup, Budiman menyampaikan harapan besarnya agar silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Ia berharap aksi nyata ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk ikut peduli pada isu kemanusiaan dan kesehatan jiwa.
”Alhamdulillah, saya senang sekali rekan-rekan mahasiswa berkunjung ke sini. Semoga ke depannya bisa membawa rekan-rekan yang lain juga untuk ikut berbagi. Semoga kegiatan ini mendapatkan imbalan dan menjadi amal jariyah dari Allah SWT untuk kita semua,” pungkas Budiman.
Penulis: Raisya Puan Syahdillah | Editor: Zahrah Suci Al Aliyah