Kalijaga.co- Jika ditinjau lebih jauh lagi, skill (keahlian) ternyata sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, kampus, dan lingkungan yang lebih luas. Untuk meningkatkan sebuah keahlian juga harus dengan pelatihan dan pengalaman, hal inilah yang membuat beberapa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) melakukan beberapa pengembangan skill yang kiranya dapat menunjang hard skill dan soft skill kader-kadernya.
“Dalam HMPS kami ada beberapa divisi untuk pengembangan skill, yaitu syabab, nasyath, dan el funun. Syabab itu klub olahraga yang setiap minggunya ada latihan olahraga. An-nasyath untuk meningkatkan skill pidato, kaligrafi, dan taqdimul qisshoh yang tiap pertemuannya ada tutor yang berpengalaman yang akan memberikan pelatihan kepada tiap kader. Terus el funun ini lebih mengarah ke seni atau budaya yang contohnya ini ada tari dan padus,” jelas Diva Alifia selaku Kader HMPS PBA Divisi Intelektual.
Diva menambahkan, selain dari berbagai program di atas, mereka juga mengadakan suatu program yang nantinya akan membantu kader untuk mengembangkan skill bahasa. Baik skill bahasa inggris ataupun bahasa arab.
Namun kendalanya, masih saja ada beberapa kader yang tidak bersungguh-sungguh dalam mengemban amanah sebagai kader HMPS. Yang hal itu sudah pasti akan mengurangi efektivitas berjalannya program yang telah dirancang dengan sempurna. Konsekuensi yang diterima dapat berupa denda, penangguhan jabatan, atau pengurangan jobdesk. Padahal dari beberapa program yang dikembangkan ormawa HMPS, ada manfaat yang dituai oleh para kader, seperti mulai berpikir kritis tentang suatu kasus, kemampuan problem solving, prestasi dalam bidang akademik, dan lain sebagainya.
“Kita ada divisi advokasi, divisi itu yang kayak mengarahkan untuk banding UKT dan lain sebagainya, aspirasi mahasiswa, terus terhadap pendidikan itu ya intelek pada bedah buku. Terus kalau dalam prestasi akademik itu, paling banyak di tim media,” ungkap Dika Izki Fadilah selaku Bendahara Ormawa HMPS KPI.
Soft skill yang dibangun juga dapat berupa tanggung jawab yang mulai tumbuh akibat seringnya mengemban beberapa program atau acara dari ormawa HMPS. Karena ormawa HMPS sering memberikan ruang kepada kadernya untuk menyuarakan pendapat, menjadikan para kader terbiasa dan keahlian berbicara di depan umum dan menyuarakan pendapat terbawa ke dunia perkuliahan.
Dika menambahkan, karena divisi yang diemban sekarang sudah disesuaikan dengan kemampuan yang mereka punya, harapannya di jenjang yang lebih luas, mereka dapat mengembangkan skill yang dipunya atau bahkan dapat mempelajari skill-skill baru lainnya.
Reporter : Vivi Karlina | Editor : Kofifah Tiara Pramudita
- Proses Panjang di Balik Sebuah Penampilan - 15 Maret 2026
- Romansa Sederhana di Kios Tambal Ban Pak Faiz dan Bu Sarjira - 14 Maret 2026
- Ragam Jajanan Buka Puasa di Jogja: Perpaduan Antara Kuliner Tradisional dan Populer - 13 Maret 2026