crossorigin="anonymous">

Depo Pengok Penuh Sampah: Bau Menyengat Ganggu Warga Sekitar

Kalijaga.co- Pemandangan sampah di Depo Pengok, Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta pada Kamis (28/11/24) meluber hingga keluar lokasi. Terlihat bangunan depo sudah tak mampu menampung tumpukan sampah hingga meluber hampir menyentuh jalanan.  Bau sampah yang menyengat dan air lindi terlihat menggenang di depannya menimbulkan pemandangan yang tidak menyenangkan bagi warga sekitar dan pengguna jalan yang sedang melintas jalanan sekitar.

Slamet, salah satu pengangkut sampah dan pengepul barang bekas mengungkapkan bahwa kondisi sampah yang meluber ini tidak terjadi setiap hari, tergantung berapa truk pengangkut yang mengangkut sampah. Setiap harinya ada dua truk pengangkut yang mengangkut sampah di depo ini.

Menurut Slamet, imbas tumpukan sampah itu dirasakan langsung oleh warga sekitar. Pasalnya, bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut terbawa angin sampai ke tempat tinggal warga sekitar.

“Ya memang sampahnya seperti ini. Dulunya kan per wilayah tapi sekarang kan nggak. Sekarang kan dipisahkan di sini, di Mandala Krida, akhirnya buangnya disini,” ujar Slamet saat diwawancarai pada Kamis (28/11/24).

Menurut Slamet, imbas tumpukan sampah itu dirasakan langsung oleh warga sekitar. Pasalnya bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut terbawa angin sampai ke tempat tinggal warga sekitar.

“Ya mungkin untuk warga sekitarnya, mungkin dampaknya bau, itu pasti,”,ujar Slamet.

Kurnia, salah satu Pedagang toko kelontong di dekat Depo Pengok menuturkan bahwa ia berasa terganggu dengan bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut.

“Ini kan kalau ada angin bau nya jadi menyebar, bau dari air sampah itu. Sampahnya itu kan kotor jadi mengganggu,” ucap Kurnia.

Dari permasalahan tersebut warga mengungkapkan harapannya agar bisa membuang sampah dengan lancar, penanganan sampah di depo dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak sampai meluber dan tidak menimbulkan bau yang tidak sedap bagi warga yang melintas atau warga yang tinggal di sekelilingnya.

“Harapan saya ya semoga membuang sampahnya lancar. Itu bukan harapan saya saja tapi harapan semua warga iya.” pungkas Slamet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *